Model Komputer Beserta Komponennya
1. Sistem Bus adalah penghubung bagi keseluruhan komponen computer dalam menjalankan
tugasnya. Transfer data antar komponen komputer sangatlah mendominasi kerja
suatu computer. Data atau program yang tersimpan dalam memori dapat diakses dan
dieksekusi CPU melalui perantara bus, begitu juga kita dapat melihat hasil
eksekusi melalui monitor juga menggunakan system bus.
Tiap bus
merupakan jalur data antara beberapa device yang berbeda. Dengan cara ini RAM,
Prosesor, GPU (VGA AGP) dihubungkan oleh bus utama berkecepatan tinggi yang
lebih dikenal dengan nama FSB (Front Side Bus).
CPU 8086, model ini mempunyai 8 general purpose register, dimana tiap register mempunyai namanya sendiri-sendiri:
- AX – the accumulator register (dibagi menjadi AH/AL)
- BX – the base address register (dibagi menjadi BH/BL)
- CX – the count register (dibagi menjadi CH/CL)
- DX – the data register (dibagi menjadi DH/DL)
- SI – source index register
- DI – destination index register
- BP – base pointer
- SP – stack pointer
General
Purpose Register
Tujuan
utama dari register adalah untuk menyimpan
angka(variable). Ukuran register diatas adalah 16 bit. Empat(4) general purpose
register (AX, BX, CX, DX) dibuat dari dua 8 bit register yang terpisah, contoh
jika AX=011000000111001b, maka AH=00110000b dan AL=00111001b
“H” berarti
bagian high dan “L” berarti bagian low. Karen register berada dalam CPU, mereka
lebih cepat dibandingkan dengan memory.
3. Segment
Register
CS –
menunjuk ke segmen program sekarang (current program).
ES –
register segmen extra, tergantung programmer
mendefinisikan penggunaannya
SS –
menunjuk ke segmen stack.
Tujuan
Segment Register adalah untuk menunjuk blok memori yang dapat diakses. Segment
register bekerjasama dengan general purpose register untuk mengakses setiap
nilai memory.
Contohnya,
jika kita akan mengakses memori pada physical address 12345h(hexadecimal), kita
perlu mengeset DS=1230h dan SI=0045h. Ini bagus karena dengan cara ini kita
dapat mengakses lebih banyak memory daripada register tunggal yang terbatas
pada nilai 16 bit.
4. MEMORY
ACCESS
Untuk
mengakses memory kita dapat menggunakan 4 register :
BX, SI, DI,
BP. Register-register tersebut dapat dikombinasikan didalam simbol tanda kurung
kotak [], dan didukung dengan mode pengalamatan (addressing modes) sebagai
berikut:
Contoh,
diasumsikan DS=100, BX=30, SI=70. Mode pengalamatannya adalah :
[BX + SI] +
25 yaitu dikalkulasi oleh processor
ke physical
address: 100 * 16 + 30 +70 + 25 =1725.
Nah cukup
sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat..
Terimakasih...




Komentar
Posting Komentar